Pusat Kroto

Pusat Penjualan Kroto, Bibit Kroto, dan Waralaba Bisnis Kroto

Menu

Budidaya Semut Rangrang Memiliki 11 Masalah

July 24, 2016 | Budidaya

Budidaya Semut Rangrang tentu memiliki liku-liku baik dalam pembudidaya bahkan semut rangrang itu sendiri. Permasalahan dan Gangguan dalam sebuah usaha tentu hal yang wajar. Hal Permasalahan dan Gangguan ini akan bersifat tidak wajar jika kita tidak tahu harus bagaimana cara mengatasinya. Tentu akan fatal jika Permasalahan dan Gangguan ini tidak ditidak lanjuti secara cepat dan benar.

Budidaya Semut Rangrang Memiliki 11 Masalah

Berikut kami jelaskan apa saja Permasalahan dan Gangguan saat budidaya semut rangrang. Kami bagi menjadi 10 kelompok dalam hal Permasalahan dan Gangguan saat budidaya semut rangrang ini, berikut secara rincinya:

  1. Semut Mati

Masalalah yang fatal terjadi pada budidaya semut rangrang adalah kematian semut semut rangrang. Hal ini banyak terjadi pada semut pekerja. Secara umum, semut rangrang pekerja hampir sama dengan semut rangrang prajurit. Jika kita tidak jeli dalam hal ini, tentu kita tidak bisa membedakan mana semut rangrang pekerja dan prajurit.

Secara mekanisme, jika yang mati adalah semut rangrang pekerja. Maka hal ini adalah hal yang ilmiah. Karena secara umur, semut rangrang pekerja memang memiliki umur yang tidak lama/pendek.

Lain halnya jika yang mati adalah semut rangrang prajurit. Ini dapat di simpulakan bahwa notabene sebagaian koloni semut rangrang sudah tidak stabil atau tidak solid.

  1. Proses Kanibal Semut Rangrang

Semut rangrang kadang tidak pandang bulu ketika satu koloni ada yang mati. Mereka akan memakan semut yang mati seperti yang terjadi di alam liar. Kecuali bagkai ratu dan calon ratu. Hampir semua bagian hanya di manfaatkan atau di makan oleh semut itu sendiri yaitu ratu saja.

Apa yang membuat bahaya ?

Ya… sifat semut yang suka memakan bangkai semut sesama koloninya tentu hal yang wajar. Yang jadi masalah adalah jika bangkai semut mati karena racun atau mati tidak wajar. Tentu bangkai ini sangat bahaya jika di makan oleh semut lainya. Karena bangkai semut yang mati karena keracunan akan menular pada semut yang memakannya.

  1. Kesalahan Dalam Penempatan Semut Rangrang

Hal ini tentu belum banyak yang tahu. Percampuran semut rangrang dari alam dengan satu rak akan menyebabkan mereka saling serang menyerang.

  1. Budidaya Semut Rangrang Dalam Tingkat Stress Semut Rangrang

Perubahan lingkungan tentu akan membuat semut rangrang menjadi stress atau ngambek. Loginya, awalnya semut rangrang hidup bebas di alam dan kemudian mereka harus hidup didalam penangkaran. Tentu hal ini akan membuat semut rangrang menjadi stress.

  1. Budidaya Semut Rangrang Tentang Kesalahan Manusia

Tidak dapat dipungkiri jika peternak tidak ikut campur dalam kehidupan suatu koloni semut rangrang. Padahal secara alam, semut rangrang tak pernah ada campur tanggan oleh manusia.

Misalnya, saat pemberian pakan dan minum pada semut rangrang. Tentu pada alam bebas, semut rangrang tak pernah mengalami hal ini. bahkan tak ada yang memberikan makan dan minum. Nahh .. hal ini juga dapat juga menyebabkan semut rangrang stress.

  1. Budidaya Semut Rangrang Dalam Faktor Usia Semut Rangrang

Semut rangrang mempunyai usia tidak terlalu lama. Faktor ini akan menjadi relatif jika, jangka waktu yang terjadinya memang wajar. Tetapi jika dalam tangkaran atau dalam budidaya, proses ini akan begitu cepat terjadi. Adapun ciri-ciri semut rangrang mati karena usia semut:

  • Warna Bangakai semut rangrang cenderung gelap
  • Bangakai semut rangrang terpotong-potong
  • Bagian perut semut rangrang kempes akibat di hisap semut lainnya.
  1. Pekelahian Dalam Perebuatan Wilayah Koloni Semut Rangrang

Hal tentang semut rangrang harus menjadi perhatian peternak. Jika mengambil bibit dari alam liar, sebaiknya menangkarnya terlebih dahulu. Jika ingin menggabungkan perlu sekali melakukan uji coba.

Hal ini bisa di lakukan dengan cara mencampurkan beberapa koloni semut dulu. Jika koloni di campur masih berkelahi, hendaknya jangan dulu lakukan pencampuran koloni. Adapun ciri-ciri semut rangrang mati akibat berkelahi sebagai berikut :

  • Tubuh semut rangrang terpotong-potong dengan jumlah banyak
  • Bangkai semut mati dengan saling gigit
  1. Mati Akibat Campur Tanggan Manusia

Semut rangrang termasuk hewan yang sensitif. Semut rangrang juga bisa keracunan juga seperti makhluk lainnya. Untuk itu, hidarkan obat yang beracun dari kandang ataupun rak ternak semut rangrang.

Terus hal apa yang membuat semut rangrang menjadi keracunan. Berikut racun yang membuat semut rangrang menjadi keracunan :

  • Penyemprotan ubat nyamuk di sebelah ruangan semut rangrang
  • Asap pembakaran plastik
  • Asap fogging juga salah satu yang mebuat semut rangrang mati
  • Atap yang bocor, juga membuat semut rangrang bisa mati
  • Panasnya sinar matahari yang langsung ke kandang semut rangrang juga akan mengakibatkan semut rangrang mati.
  1. Faktor Cacat atau Kecelakaan Pada Semut Rangrang

Saat melakukan pembudidayaan, tentu hal ini akan di temui yaitu kejadian semut rangrang mengalami kecacatan dan kecelakaan. Jika anda melakukan pengamatan, hal ini akan terlihat pada bagian sarang semut rangrang.

Dalam koloni semut rangrang, perkembangan hidpunya hampir sama dengan manusia. Semut rangrang juga bisa ngalami cacat lahir. Nahh.. pada semut rangrang yang mengalami cacat ini biasanya tidak bisa hidup cukup lama.

  1. Perkembangan Larva Semut Rangrang Tidak Normal

Pada awal-awal adaptasi, semut rangrang yang masih bingung untuk mencari sarang. Hal ini lah yang membuat banyak larva jatuh dan terinjak-ijak oleh semut rangrang. Alhasil pekembangan larva semut rangrang tidak normal.

  1. Semut Rangrang Sengaja Bunuh Diri

Dalam budidaya semut rangrang, masalah bunuh diri semut rangrang adalah resiko bagi kita pembudidaya. Faktor stress dan kepanasan juga salah satu faktor pendukung hal ini terjadi pada semut rangrang.

Related For Budidaya Semut Rangrang Memiliki 11 Masalah